Home News Jangan Kalap Santap Menu Lebaran, Ingat Kalori dan Lemaknya

Jangan Kalap Santap Menu Lebaran, Ingat Kalori dan Lemaknya

by Papua Damai
Jangan Kalap Santap Menu Lebaran, Ingat Kalori dan Lemaknya

KOMPAS.comLebaran tentu menjadi momen yang ditunggu-tunggu setelah 30 hari menjalani ibadah puasa.

Momen tersebut biasanya dirayakan dengan melimpahnya beragam hidangan Lebaran di rumah. Umumnya, opor ayam, rendang, dan ketupat sayur jadi menu utama yang harus ada.

Meski semua makanan tersebut nikmat untuk disantap, namun ada yang perlu diperhatikan, yakni kalori tinggi dan lemak jenuh yang ada pada santan.

dr. Juwalita Surapsari, SpGK menjelaskan, santan yang terdapat pada opor ayam, rendang, dan ketupat sayur merupakan lemak, yang artinya memiliki kalori tinggi.

Baca juga: Santan atau Susu, Mana yang Lebih Baik untuk Kesehatan?

Jika dikonsumsi berlebih, maka kalori yang didapatkan akan melebihi kebutuhan di hari-hari biasanya.

Untuk diketahui, umumnya laki-laki membutuhkan 2.500 kalori per hari, sementara perempuan butuh sekitar 2.200 kalori per hari.

“Lemak itu kalorinya lebih tinggi daripada protein dan karbohidrat,” ujarnya kepada Kompas.com, Jumat (15/5/2020).

Berdasarkan jenis lemaknya, santan merupakan lemak jenuh atau dikenal dengan saturated fatty acid (SFA), sehingga jika dikonsumsi berlebih maka akan meningkatkan kadar kolestrol low-density lipoprotein (LDL), yang sering disebut sebagai kolesterol jahat.

LDL merupakan kolesterol yang bisa menumpuk di pembuluh darah, menyebabkan penyempitan pembuluh darah dan meningkatkan risiko serangan jantung serta stroke.

Sekedar diketahui, dalam takaran 100 gram santan terdapat 230 gram kalori dan 1,14 gram lemak jenuh.

Baca juga: Berapa Kalori yang Terbakar saat Shalat? Studi Ungkapkan


Read More

Related Posts